JAGA HATI JAGA MATA
MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN
DISUSUN OLEH :
SRI
WAHYUNI
52154087
UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
T.A
2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Setiap individu pasti memiliki
manajemen dalam menjalankan aktivitas hidupnya. Dengan adanya manajemen, maka
di harapkan semua aktivitas.
dapat di lakaukan dengan sistematis atau
berurutan, maksimal sehingga medapatkan hasil yang baik. Apa bila seorang
individu saja membutuhkan adanya manajemen untuk mengatur hidupnya, pastinya
sebuah organisasi atau pun perusahaan akan lebih membutuhkan adanya manajemen
untuk mengatur kinerja dari anaggota agar dapat mencapai tujuan yang di
inginkan dan mendapatkan hasil kerja
yang baik, salah satu manajemen yang penting ialah adanya manajemen keuangan
dalam suatu organisasi atau pun perusahaan.
Pengertian Manajemen Keuangan
mengalami perkembangan mulai dari pengertian manajemen yang hanya mengutamakan
aktivitas memperoleh dana saja sampai yang mengutamakan aktivitas memperoleh
dan menggunakan dana serta pengelolaan terhadap aktiva. Khususnya
penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan
maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajemen keuangan harus memahami
arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.
Namun, Manajemen keuangan juga
berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada
berbagai aktiva dan pemilihan sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva
tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam
maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal,
bisa berbentuk hutang atau modal sendiri.
B. Rumusan Masalah
a. Apa yang di maksud dengan manajemen
keuangan?
b. Apakah tujuan dari adanya manajemen
keuangan?
c. Apa saja fungsi dari manajemen keuanagan?
e. Apakah prinsip yang di pegang dalam
menjalankan manajemen keuangan?
C. Tujuan
a. Untuk mengetahui definisi dari manajemen
keuangan.
b. Untuk mengetahui tujuan dari manajemen
keuangan.
c. Untuk mengetahui fungsi dari adanya
manajemen keuanagan.
d. Mengetahui tugas pokok yang di lakukan
manajemen keuanagan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Definisi Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan terdiri dari
dua kata yang memiliki arti masing-masing dan di satukan menjadi satu kesatuan
yang komplit. Menurut G.R.Terry, manajemen adalah “Suatu proses atau kerangka
kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke
arah tujuan-tujuan organisasianal atau maksud-maksud yang nyata”.
Beberapa definisi manajemen
keuangan diberikan sebagai berikut:
- Liefman mengatakan, manajemen keuangan
adalah usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapat atau
memperoleh aktiva.
- Suad Husnanmengatakan manajemen
keuangan adalah manajemen terhadap
fungsi-fungsi keuangan.
- Grestenberg mengatakan, manajemen
keuangan adalah ” how business are organized to acquire funds, how they acquire
funds, how the use them and how the prof ts business are distributed.
- James Van Horne mengatakan bahwa
manajemen keuangan adalah segala
aktivitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva
dengan tujuan menyeluruh.
- Bambang Riyantomengatakan bahwa
manajemen keuangan adalah keseluruhan
aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang
diperlukan dengan biaaya yang minimal dan syarat syarat yang paling
menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
Jadi dapat di simpulkan, bahwa
manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran,
pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang
dimiliki oleh organisasi atau perusahaan
B. Tujan Manajemen Keuangan
Tujuan Manajemen Keuangan adalah
untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat
perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang
manajemen juga harus mampu menekan arus
peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan. Namun,
Manajemen keuangan yang efisien memenuhi adanya tujuan yang digunakan sebagai
standar dalam memberi penilaian keefisienan (Sartono: 2000, 3) yaitu, tujuan
normatif manajemen keuangan adalah memaksimalkan kemakmuran pemegang saham
yaitu memaksimalkan nilai perusahaan, seperti :
-
Manajemen harus mempertimbangkan kepentingan pemilik, kreditor dan pihak
lain yang berkaitan dengan perusahaan.
- Memaksimalkan kemakmuran pemegang
saham lebih menekankan pada aliran kas dari pada laba bersih dalam pengertian
akuntansi.
- Tidak mengabaikan social objectives
dan kewajiban sosial, seperti lingkungan eksternal, keselamatan kerja, dan
keamanan produk.
C. Fungsi Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan dalam suatu
perusahaan sangat berperan penting dalam menjalankan fingsinya dalam berbagai
kegiatan keuangan, berikut adalah penjelasan singkat dari fungsi-fungsi
manajemen keuanagan, yaitui :
o Perencanaan Keuangan
Manajemen keuangan berfungsi
untuk membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan
lainnya untuk periode tertentu.
o Penganggaran Keuangan
manajemen keuangan berfungsi
menjadi tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail
pengeluaran dan pemasukan.
o Pengelolaan Keuangan
dengan adanya manajemen keuangan
maka perusahaan dapat menggunakan dana untuk memaksimalkan dana yang ada dengan
berbagai cara.
o Pencarian Keuangan
dalam hal ini, manajemen keuangan
berfungsi mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional
kegiatan perusahaan.
o Penyimpanan Keuangan
Manajemen keuangan berfungsi
mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.
o Pengendalian Keuangan
Dalam hal ini manajemen keuangan
berfungsi untuk melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem
keuangan pada paerusahaan.
o Pemeriksaan Keuangan
Manajemen keuangan berfungsi
untuk melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak
terjadi penyimpangan.
D-Fungsi Utama Manajemen Keuangan
1. Keputusan investasi (Investment
decision)
Merupakan keputusan terhadap
aktiva apa yang akn dikelola oleh lembaga.
Tambahan: aktiva = hutang + modal
(pasiva)
Aktiva = asset yang digunakan
untuk menjalankan operasional.
Pasiva = sumber (hutang dan
modal)
Aktiva didanai oleh pasiva
Yang temasuk Aktiva ialah Segala
asset yang digunakan untuk operasional, yang termasuk Pasiva ialah Modal +
Hutang.
Keputusan investasi ini merupkan
keputusan yang paling penting di antara ketiga bidang keputusan karena akan
berpengaruh langsung terhadap:
· Besarnya rentabilitas investasi.
Rentabilitas: kemampuan untuk
pengembalian investasi
· Aliran kas lembaga
Bahwa ternyata setiap keputusan
investasi mempengaruhi arus kas di waktu yang akan datang
2. Keputusan pendanaan (Financing
Decision)
Financing decision adalah
keputusan berkaitan dengan penetapan sumber dana yang diperlukan dan penetapan
perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimal).
3. Keputusan pengelolaan asset (Aset
management decision)
Assets management decision adalah
keputusan berkaitan penggunaan dan pengelolaan aktiva (kata bijak: lebih mudah
membangun daripada mengelola.
Saat ini fungsi manajeen keuangan
dapat dilakuakn dengan status BLU/BLUD sedangkan dulu, masih awing-awang. Dan
sering bermasalah, karena terkadang tidak disetor seluruhnya, karena kalau
disetor semua akan menjadi masalah ketika kekurangan dana. Dan Rumah sakit
tidak mungkin menolak pasien. Sehingga sering ada pendapatan yang dikelola
sendiri dan diluar tariff.
E. Tujuh Prinsip Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan bukan hanya
berkutat pada seputar pencatatan akutansi. Dia merupakan bagian penting dari
manajemen program dan tidak boleh dipandang
sebagai suatu aktivitas tersendiri yang
menjadi bagian dari pekerjaan orang keuangan.
Ada 7 Prinsip dari manajemen yang
harus diperhatikan.
1. Konsistensi (consistency)
Sistem dan kebijakan keuangan
dari organisasi harus konsisten dari waktu ke waktu. Ini tidak berarti bahwa sistem keuangan tidak boleh disesuaikan
apabila terjadi perubahan di organisasi. Pendekatan yang tidak konsisten
tehadap manajemen keuangan merupakan suatu tanda bahwa manipulasi di
pengelolaan keuangan.
2. Akuntabilitas(accountability)
Akuntabilitas adalah kewajiban
,moral atau hukum, yang melekat pada individu, kelompok atau organisasi.
Organisasi harus dapat menjelaskan bagaimana dia menggunakan sumber dayanya dan
apa yang telah dia capai sebagai pertanggumg jawaban kepada pemangku
kepentingan dan penerima manfaat.
3. Transparansi (transparancy)
Organisasi harus terbuka
berkenaan dengan pekerjaannya,menyediakan informasi berkaitan dengan rencana
dan aktivitasnya kepada para pemangku kepentingan. Termasuk didalamnya,
menyiapkan laporan keuangan yang akurat, lengkap, dan tepat waktu serta dapat
dengan mudah dpat diakses oleh pemangku kepentingan dan penerima manfaat.
Apabila organisasi tidak transparan, hal ini mengindikasikan ada sesuatu hal
yang disembunyikan.
4. Kelangsungan hidup (integrity)
Agar keuangan terjaga pengeluaran
organisasi ditingkat stratejik maupun operational harus sejalan /disesuaikan
dengan dana yang diterima. Kelangsungan hidup atau (viability)merupakan suatu
ukuran tingkat keamanan dan keberlanjutan keuangan organisasi.
5. Integritas (integrty)
Dalam melaksanankan kegiatan
operationalnya , individu yang terlibat
harus mempunyai integritas yang baik. selain itu, laporan dan catatan keuangan
harus tetap dijaga integritasnya melalui kelengkapan dan keakuratan pencatatan
keuangan.
6. Pengelolaan (stewardship)
Organisasi harus dapat mengelola
dengan baik dana yang telah diperoleh
dan menjamin bahwa dana tersebut digunakan untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan.
7. Standar akutansi (accounting standarts)
Sistem akuatansi dan keuangan
yang diguanakn organisasi harus sesuai dengan prinsip dan standart akutansi
yang berlaku umum.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Manajemen sangat di perlukan
terutama dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Dengan adanya manajemen yang
baik, maka kegiatan perencanaan, pelaksanaan, sampai pada penghasilan suatu
tujuan ataupun barang akan di capai dengan baik dan maksimal, dan dengan danya
manajemen maka perusahaan akan dapat mencapai tujuan yang di inginkan dengan
langkah yang tepat.
Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan,
penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan
dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan untuk memperoleh sumber
modal yang semurah-murahnya dan menggunakan seefektif-efektifnya, seproduktif
mungkin untuk menghasilkan laba.
Dalam prakteknya, manajemen
keuangan adalah tindakan yang diambil dalam rangka menjaga kesehatan keuangan
organisasi/perusahaan. Untuk itu dalam membangun sistem manajemen keuangan yang
baik perulah kita untuk mengindentifikasi prinsip-prinsip manajemen keuangan
yang baik.
DAFTAR PUSTAKA
Dr. Harmono, SE., M.Si, Manajemen
Keuangan, Ed 1, Bumi Aksara, Jakarta 2009
Dr. Sutrisno, Manajemen Keuangan,
BPFI-UGM, 2001
Lukas Admadjaya, Manajemen
Keuangan dan Aplikasi, Andi Ofset, Edisi Revisi, Jakarta 2008
http://tiasaccountingworld.blogspot.com/2013/11/akuntansi-rumah-sakit_7722.html
www.wikipedia.com
www.google.com
http://accounting-bank.blogspot.com/2012/06/tujuan-dan-fungsi-manajemen-keuangan.html?m=1
http://www.azamku.com/definisi-manajemen-keuangan.html
http://organisasi.org/definisi-penegrtian-maajemen-keuangan-tugas-pokok-dan-tujuan-manajer-keuangan-perusahaan
http://febrina2011.blogspot.com/2012/01/manajemen-keuangan-perusahaan.html?m=1
http://yusnikasyifa.blogspot.com/2012/01/manajemen-keuangan-perusahaan.html?m=1
http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-pengertian-manajemen-keuangan-tugas-pokok-dan-tujuan-manajer-keuangan-perusahaan.html